Ikan Dekat Fukushima Masih Tercemar Radioaktif
Penelitian para
pakar kimia laut menemukan adanya kandungan radioaktif dalam ikan yang
ditangkap di lepas pantai Fukushima, Jepang.
Warga
Jepang memilih ikan di pasar ikan Hirakata di Kitaibaraki, wilayah
Ibaraki, selatan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima (Foto: dok).
Para pakar kimia laut mengungkapkan adanya kandungan radioaktif dalam
ikan di perairan lepas pantai Fukushima.
UKURAN HURUF
Versi terbaru per: 26.10.2012 08:15
Penelitian baru memberi indikasi bahwa tingkat cesium radioaktif dalam
banyak jenis ikan yang ditangkap di lepas pantai Fukushima belum
menurun setelah lebih satu setengah tahun terjadinya bencana nuklir
Jepang.
Ken Buesseler, seorang pakar kimia laut di Woods Hole Oceanographic Institution di Massachusetts mengeluarkan data itu dalam artikel yang dimuat hari Kamis dalam Journal of Science.
Buesseler, dengan menggunakan data dari kementerian pertanian Jepang, mengungkapkan bahwa 40 persen ikan yang hidup di dasar laut seperti cod, flounder dan halibut, berada di atas batas cesium-134 yang diizinkan untuk dimakan manusia.
Walaupun sebagian besar ikan yang ditangkap di lepas pantai timur laut Jepang berada dalam batas keselamatan, laporan itu memberikan indikasi bahwa dasar laut atau kebocoran dari reaktor nuklir yang rusak terus mencemari laut Jepang.
Ken Buesseler, seorang pakar kimia laut di Woods Hole Oceanographic Institution di Massachusetts mengeluarkan data itu dalam artikel yang dimuat hari Kamis dalam Journal of Science.
Buesseler, dengan menggunakan data dari kementerian pertanian Jepang, mengungkapkan bahwa 40 persen ikan yang hidup di dasar laut seperti cod, flounder dan halibut, berada di atas batas cesium-134 yang diizinkan untuk dimakan manusia.
Walaupun sebagian besar ikan yang ditangkap di lepas pantai timur laut Jepang berada dalam batas keselamatan, laporan itu memberikan indikasi bahwa dasar laut atau kebocoran dari reaktor nuklir yang rusak terus mencemari laut Jepang.