Tampilkan postingan dengan label tokoh dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh dunia. Tampilkan semua postingan

Hebat, Mahasiswa UI Hadiri Konferensi Antikorupsi Internasional



Jiwo Damar Anarkie, Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Indonesia 2009 menjadi mahasiswa UI pertama yang mengikuti Konferensi Antikorupsi Internasional di The Ulysses GuimarĂ£es Convention Center Brasilia, Brazil. Ia akan berangkat dari Indonesia pada tanggal 3 November 2012 dan tiba di tanah air pada tanggal 13 November 2012.

Jiwo yang merupakan Presiden FLAC Indonesia menjelaskan, dirinya akan menjadi salah satu representasi Indonesia dan menceritakan tentang berbagai kegiatan yang dilakukan oleh FLAC Indonesia. FLAC (Future Leaders for Anti-Corruption) Indonesia merupakan sebuah organisasi sosial kepemudaan yang berfokus melakukan kampanye antikorupsi, dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan integritas kepada anak SD melalui aktivitas mendongeng.

“Selama di Brazil, Saya akan menghadiri dua acara antikorupsi Internasional. Pertama, The 3rd Global Youth Anti Corruption (GYAC) Forum pada tanggal 5 dan 6 November 2012. Kemudian pada tanggal 7 hingga 10 November 2012, Saya akan menghadiri The 15th International Anti Corruption Confrence (IACC) 2012.” Kata Jiwo.

Di Brazil, Jiwo Damar Anarkie akan mengikuti berbagai kegiatan. Pertama, Ia akan mengikuti Sharing Knowledge tentang metode pemberantasan korupsi bersama anak muda dari berbagai organisasi di seluruh dunia. Selain itu, Jiwo juga akan mempresentasikan FLAC Indonesia lewat exhibition wall yang telah dipersiapkan oleh peserta. Selain Jiwo, Indonesia juga diwakili oleh grup band Simponi yang akan membawakan lagu Vonis. Juga Retha Dungga dan Lia Toriana dari Transparency Internasional Indonesia.

“Salah satu tujuan keberangkatan saya ke Brazil adalah untuk membawa pesan bahwa pemberantasan korupsi hari ini tidak harus mengernyitkan dahi. Menurut saya, kita bisa membuat upaya pemberantasan korupsi menjadi jauh lebih menyenangkan serta sesuai passion dan skill kita. Begitu juga dengan kami di FLAC Indonesia, kami memilih untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada anak kecil melalui dongeng, agar bisa menanamkan nilai-nilai positif kepada mereka. Sehingga, kelak ketika dewasa mereka tidak melakukan perbuatan korup.” Kata Jiwo menegaskan.

Kerinduan Indonesia akan kondisi pemerintahan yang bersih, adil, transparan telah dipupuk dari jauh sebelum Indonesia tegak berdiri. Korupsi yang melanda negeri seolah-olah dipandang suatu hal wajar. Peringkat sebagai negara terkorup pun Indonesia raih dengan bangga. Berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi penanganan korupsi di Indonesia yang belum menemukan titik terang, sekumpulan anak muda berupaya turut ambil bagian demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.

Future Leaders for Anti Corruption (FLAC) INDONESIA hadir sebagai sebuah Gerakan yang mengusung semangat untuk Tidak Korupsi dan Siap Memerangi Korupsi. FLAC Indonesia dideklarasikan pada 31 Juli 2011 di Gedung PPSDMS Jakarta dan disaksikan oleh, Drs.Musholli (Direktur PPSDMS) Bambang Widjoyanto (Advokat), Perwakilan dari KPK serta Bapak Husein Ibrahim. FLAC INDONESIA saat ini ada di 5 Regional yaitu(Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya).

Public Relations of Suara Pemuda Anti Korupsi @ClubSPEAK
Diploma of Public Relations Student
University of Indonesia

SUMBER

hebat....maju terus mahasiswa anti korupsi

Manusia- manusia gagal yang meraih Sukses kini

         Kehilangan pekerjaan bisa jadi pengalaman paling berat yang Anda alami, tapi bukan berarti akhir dari sebuah karir. Bahkan, pengalaman beberapa orang terbukti kejadian buruk itu bisa menjadi awal bagi keberhasilan.

Seperti dikutip dari Sidney Morning Herald, awal Mei lalu, beberapa orang ini pernah gagal atau bahkan dipecat dari tempat kerja sebelum akhirnya sukses dan meraup banyak harta kekayaan.



1.Walt Disney
Spoilerfor Walt Disney:

Pada tahun 1919, Walt Disney dipecat dari pekerjaannya di koran Kansas City Star. Menurut atasannya, "imajinasinya kurang dan tidak punya ide bagus." Kegagalannya tidak berhenti sampai di situ, Disney lalu mendirikan Laugh-O-Gram, studio animasi yang berujung bangkrut. Akhirnya, ia memilih masuk ke area yang lebih menguntungkan, Hollywood. Ia bersama adiknya pindah ke California dan mulai memproduksi serial kartun populer dan akhirnya membangun taman bermain Walt Disney yang begitu fenomenal.

2.Michael Bloomberg
Spoilerfor Michael Bloomberg:

Walikota New York Michael Bloomberg pernah bekerja di salah satu perusahaan investasi yang pada tahun 1998 dibeli oleh sebuah perusahan yang nantinya akan menjadi Citigroup. Bloomberg dinyatakan tak lagi diperlukan dan akhirnya dipecat dan diberi pesangon.
Ia menggunakan uang tersebut untuk membangun perusahaan investasinya sendiri. Saat ini, ia merupakan orang terkaya nomor 18 di Amerika Serikat (AS) dan menjadi walikota di salah satu kota terbesar di dunia

3.Anna Wintour
Spoilerfor Anna Wintour:

Editor Vogue, Anna Wintour, memulai karirnya sebagai penulis fesyen pemula di majalah Harper's Bazaar. Dia banyak melahirkan tulisan-tulisan yang inovatif, tapi sayang, editornya, Tony Mazalla, menilai tulisannya masih kurang layak. Sehingga, setelah 9 bulan ia pun dipecat.

Dipecat dari pekerjaan merupakan pengalaman yang luar biasanya, menurutnya. Tragedi itu juga tidak membuatnya putus asa.

"Saya merekomendasikan anda semua punya pengalaman dipecat," katanya kepada para juniornya. Selepas dari Harper, ia menjadi editor fesyen di Viva.

4.Jerry Seinfeld
Spoilerfor Jerry Seinfeld:

Jerry Seinfeld punya peran kecil di acara komedi Benson, tetapi produsernya tidak menyukai cara Jerry memainkan peran tersebut. Ia pun dipecat setelah hanya tiga episode. Sayangnya, tidak pernah ada yang memberi tahu Jerry bahwa ia sudah dipecat. Sampai suatu hari ia datang ke lokasi syuting dan menemukan tidak ada lagi dialog yang harus ia bawakan dalam naskah.

Akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke Klub Komedi. Setelah tampil satu kali, salah seorang pencari bakat ternyata menjadi penontong di klub tersebut. Jerry pun mendapat tawaran untuk membuat sitkom sendiri yang berujung sukses.

Intinya Jangan Pernah Merasa Beruntung Kalau Belum Pernah Merasa Gagal.

Buktikan Bahwa Kita Mampu Mengatasi Kegagalan.Kegagalan Bukan Akhir Dari Dunia, Kegagalan Awal Dari Kesuksesan.

sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/509254e920d7193e58000012/mereka-pernah-gagal-namun-berhasil-raih-sukses