Tampilkan postingan dengan label tempat ibadah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tempat ibadah. Tampilkan semua postingan

Biara Yarchen - Biara Terbesar di Dunia


Jauh di pegunungan sebelah barat laut Sichuan, Cina, di dataran tinggi Tibet, terdapat sebuah kota di lembah yang indah dan bersih namun terisolasi. Kota ini secara keseluruhan sebenarnya adalah sebuah Biara atau Kuil. Kondisi hidup di sini cukup sulit. Terletak di ketinggian 4000 meter di atas permukaan laut, membuat kota ini cukup dingin dan terputus dari luar. Pasokan makanan, air dan pakaian sedikit, dan listrik hanya tersedia dari jam 7 pm hingga jam 10 pm setiap hari. Hanya sedikit orang yang benar-benar telah mendengar tentang tempat ini dan lokasinya jarang terdapat pada peta.



Untuk wisatawan biasa, mungkin Biara Yarchen bukanlah tempat yang baik untuk tamasya, kecuali jika ingin mengasingkan diri dan memutus hubungan dari dunia luar dengan suasana Buddhisme tanpa takut kondisi buruk. Namun dari ketinggian, biara ini adalah pemandangan yang cukup indah.


Biara ini adalah rumah bagi sekitar 10.000 biarawan dan biarawati dan membuat biara ini tercatat sebagai biara terbesar di dunia. Menurut National Geographic, 50.000 biksu tinggal di biara.





Biara Bergantung Gunung Hengshan, China

Terletak di sebuah lembah di kaki Gunung Heng di provinsi Shanxi, Cina, Biara Bergantung (Hanging Temple atau Hanging Monastery)adalah sebuah arsitektur yang langka. Biara atau kuil bergantung ini (Cina disederhanakan: 悬空寺; tradisional Cina: 悬空寺; pinyin: Xuankong Sì) dibangun ke sisi tebing sekitar 75 meter di atas tanah, dan berdiri disangga oleh koridor batu tersembunyi dan balok kayu yang dimasukkan ke dalam gunung. Lebih dari 40 ruangan dan paviliun dalam area 152,5 meter persegi terhubung satu sama lain dengan koridor, jembatan dan trotoar. Mereka terdistribusi merata dan seimbang di ketinggian. Di dalam kuil terdapat lebih dari 80 patung perunggu, patung besi cor, dan patung-patung tanah liat serta batu  dari dinasti yang berbeda.




Menurut 7wonders.org, kuil ini dibangun untuk menghindari banjir besar, dan menggunakan gunung sebagai perlindungan dari hujan, salju dan sinar matahari.


Biara Bergantung adalah salah satu atraksi wisata utama dan situs sejarah di daerah Datong. Dibangun lebih dari 1.500 tahun yang lalu, kuil ini menjadi penting, tidak hanya karena lokasinya yang berada pada tebing terjal tetapi juga karena kuil ini adalah kuil Buddha, Tao, dan elemen Konfusianisme.


Menurut sejarah Gunung Shangshen, awalnya kuil ini hanya dibangun oleh satu orang, yaitu seorang biarawan bernama Liao Ran (了然). Selama sejarahnya yang lebih dari 1.500 tahun terjadi banyak perbaikan dan perluasan sehingga menjadi seperti apa yang kita saksikan sekarang.