Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Kisah Doa Dua Lelaki...

Sebuah kapal karam diterjang badai hebat. Hanya dua lelaki yang dapat menyelamatkan diri dan berenang ke pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan kecuali berdoa.

Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat pergi ke daerah berbeda dan tinggal berjauhan.

Doa pertama, mereka memohon diturunkan makanan. Esok harinya, lelaki pertama melihat sebuah pohon penuh buah-buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong.

updates.adventures.org

Seminggu kemudian. Lelaki pertama merasa kesepian dan memutuskan berdoa agar diberikan isteri, keesokan harinya, ada kapal karam dan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang wanita yang terdampar di sisi pulau tepat lelaki pertama tinggal. Sedangkan di sisi tempat tinggal lelaki ke dua tetap saja tidak ada apa-apa.

Segera saja, lelaki pertama ini berdoa memohon rumah, pakaian dan makanan. Keesokan harinya, seperti keajaiban, semua yang diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan apa-apa.

Akhirnya, lelaki pertama ini berdoa meminta kapal agar ia dan isterinya dapat meninggalkan pulau itu.

Pada siang hari mereka menemui kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki pertama dan isterinya naik ke atas kapal dan siap-siap berlayar meninggalkan pulau itu. Ia pun memutuskan meninggalkan lelaki kedua yang tinggal di sisi lain pulau. Menurutnya lelaki kedua itu tidak pantas menerima keajaiban tersebut karena doa-doanya tak pernah terkabulkan.

Ketika kapal siap berangkat, lelaki pertama mendengar suara dari langit, “Hai. Mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang ada di sisi lain pulau ini?”

“Berkatku hanyalah milikku sendiri, hanya kerana doakulah yang dikabulkan,” jawab lelaki pertama.

“Doa temanku itu tak satupun dikabulkan. Maka ia tak pantas mendapatkan apa-apa,”

“Kau salah!” suara itu bertempik.

“Tahukah kau bahwa rakanmu itu hanya memiliki satu doa. Dan semua doanya terkabulkan. Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa.”

Lelaki pertama bertanya, “Doa macam apa yang dia panjatkan sehingga aku harus berhutang atas semua ini padanya?”
“Dia berdoa agar semua doamu dikabulkan”

Kesombongan macam apakah yang membuat kita merasa lebih baik dari yang lain? Banyak orang yang telah mengorbankan segalanya demi kebahagiaan kita. Tak selayaknya kita mengabaikan peranan orang lain, dan janganlah menilai sesuatu hanya dari “yang terlihat” saja.

Semoga kita bisa mengambil pelajarannya.








Akhirnya Menemukan Cinta Sejati di Usia 106 Tahun

Ketika cinta sejati rasanya sudah hampir punah dewasa ini, sebuah kisah asmara mengharukan datang dari Marjorie Hemmerde. Pasalnya, setelah menginjak usia 106 tahun, barulah nenik ini menemukan cinta.

Marjorie tinggal di panti jompo. Di tempat inilah ia bertemu dengan Gavin Crawford, yang usianya 30 tahun lebih muda, yakni 73 tahun. Selain perbedaan usia, kisah romantis ini menjadi semakin unik karena keduanya belum pernah menikah sebelumnya.


Kami sama-sama tertarik," kata Marjorie.

"Kami seperti teman lama, perbedaan usia tidak menjadi masalah," imbuhnya.

Gavin pun merasa sangat bahagia menemukan putri pujaan hatinya. Di mata Gavin, Marjorie adalah sosok yang ceria dan selalu menghargainya. Tak heran keduanya sering menghabiskan waktu dengan tertawa bersama.

"Saya pikir kami berdua telah belajar bahwa hidup ini terlalu singkat untuk tidak dinikmati," kata Gavin.

Namun Gavin dan Marjorie tidak berpikir untuk membawa hubungan mereka ke jenjang pernikahan. Sebab mereka merasa sudah terlalu tua dan yakin bahwa menikah bukanlah satu-satunya hal yang membuat hidup menjadi luar biasa.


 
Batu Keberuntungan
 
Saat usia Marjorie 96 tahun, ia mencium batu Blarney di Irlandia. Konon orang yang mencium batu ini akan mendapatkan keberuntungan atau karunia kelancaran berbicara. 

Padahal untuk mencium batu ini sangat tidak mudah, apalagi untuk seorang nenek. Bagi yang ingin mencium batu tersebut, maka dia harus memanjat ke puncak Kastil Blarney, kemudian bersandar ke belakang tembok pembatas. Dan, lihat pada foto posisi tubuh yang harus dibuat untuk mencium batu tersebut.

Ilustrasi / www.blarneycastle.ie

Walau kisah batu Blarney tampaknya hanya kebetulan saja, Marjorie telah menjadi inspirasi. Senada dengan pendapat Vicki Fraser, manajer di panti jompo tersebut, "Ini membuktikan bahwa tidak ada sesuatu yang terlalu terlambat."

Ya, tidak ada yang pernah terlambat bila kita tetap berpegang pada keyakinan teguh dan memercayainya. Karena, segala sesuatu akan menjadi sangat indah pada waktunya.




 


Sumber:
detik.

Mama Aleta, Wanita Tangguh Penjaga Bumi dan Tradisinya

Inilah salah satu perempuan Indonesia yang menjadi teladan nyata. Pernah terancam akan dibunuh karena aksinya, tapi ia tetap tegar berjuang demi kelestarian bumi dan tradisinya.

Nama lahirnya Aleta Baun. Bagaimanapun, orang kerap memanggilnya Mama Aleta. Pendidikannya hanya SMA, namun prestasi yang dihasilkan sungguh luar biasa. Bulan April 2013, ia menerima penghargaan The Goldman Environmental Prize di San Fransisco, California, Amerika Serikat.
 
www.goldmanprize.org

Penghargaan ini diberikan oleh tokoh masyarakat dan dermawan, Richard N. Goldman dan istri, Rhoda H. Goldman untuk mendukung orang-orang yang berjuang mempertahankan lingkungan hidup dari ancaman. Serta diberikan juga kepada figur-figur yang mengilhami orang-orang biasa untuk mengambil tindakan-tindakan luar biasa dalam melindungi alam di dunia ini.

Penghargaan ini sangat layak bagi Mama Aleta lantaran perjuangannya mempertahankan lingkungan dari cengkraman tambang di Gunung Mutis, Molo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gunung Mutis, memiliki keragaman hayati tinggi. Ia merupakan daerah hulu untuk semua aliran sungai utama Timor Barat, yang memasok air minum dan air irigasi bagi penduduk di pulau itu.

Tak hanya itu, masyarakat mencari makanan dan obat-obatan dari hutan, dan menanam hasil bumi di tanah subur itu. Bahkan, pewarna alami tenunan diperoleh dari tumbuh-tumbuhan alam ini. Hubungan spiritual warga dan lingkungan begitu kuat. Tak heran, kala alam hendak diganggu, penolakan muncul. Mama Aleta, tampil menjadi motor penggerak.

Siapa Mama Aleta dan apa perjuangannya? Lahir di Lelobatan, Molo, Timor Tengah Selatan pada 16 April 1963, sebagai anak ke-6 dari 8 bersaudara dari keluarga petani, sejak kecil dekat dan menyatu dengan alam. Baginya, tanah kelahiran itu memiliki keindahan yang membuat pihak lain terpesona. Belum lagi tanahnya memiliki situs batu bersejarah serta mengandung pualam dan marmer.

“Suku adat Molo memiliki hubungan rohani dengan tanah dan yakin bahwa segala sesuatu itu saling berkaitan. Kami bersemboyan bahwa ‘tanah merupakan daging, air merupakan darah, batu merupakan tulang, hutan merupakan pembuluh darah dan rambut’. Kami percaya bahwa bila kami sampai terpisah dari salah satu unsur alam tersebut ini, atau jika salah satu dari unsur ini sampai rusak, kami akan mati dan kehilangan jati diri kami. Sangatlah penting bagi kami untuk melindungi tanah kami,”ungkapnya dalam sebuah wawancara.

Menyadari pentingnya menjaga tradisi serta tanah tempatnya berpijak, ia berjuang mati-matian mempertahankan semua itu. Pada tahun 1999, tiga tahun setelah para perusahaan tambang marmer memulai kegiatannya di wilayah Molo, ia terus melakukan aksi protes agar kegiatan merusak bumi ini dihentikan.

Baru tujuh tahun kemudian dia berhasil meyakinkan ratusan perempuan Molo untuk ikut mendukung aksi protesnya yang pada akhirnya berhasil menyingkirkan para penambang dari daerah tersebut.

Bukan hanya itu, Mama Aleta juga masih berusaha melakukan pelestarian daerah hulu wilayah Molo yang merupakan sumber air bagi seluruh pulau Timor serta mengusahakan hak tanah bersama yang akan dikelola oleh komunitas masyarakat setempat. Mama Aleta berjuang utuk apa yang diyakininya dan banyak menginspirasi sesama tidak dengan wacana muluk-muluk, melainkan dengan melakukan apa yang ia bisa.
 
www.goldmanprize.org

Perjuangan Mama Aleta demi mempertahankan kelestarian wilayahnya semakin berat manakala dia harus berhadapan dengan pemerintah setempat yang menuduhnya telah menyerobot hutan. Aparat pun memasang pengumuman untuk menangkap dan membunuh Mama Aleta.

Pada 2001, perjuangan Mama Aleta dan masyarakat Molo membuahkan hasil manis. Mereka sukses mengusir investor tambang marmer dari wilayah Molo meskipun Gunung Anjaf dan Gunung Nausus yang menjadi tulang punggung masyarakat Molo terbelah karena ledakan dinamit. Keberhasilan Aleta terulang dua tahun kemudian. Perempuan yang pernah mendapat nominasi Women’s Nobel Prize for Peace itu berhasil merebut tanah adat seluas 6 ribu hektare.

Pada 2006 sampai 2008, Aleta dan masyarakat Molo serta dibantu sejumlah lembaga swadaya masyarakat, di antaranya Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) dan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), berhasil menyelamatkan Gunung Batu Fadli setelah berjuang selama 1,5 tahun.

Setelah tahun 2008, Aleta pun dapat bernapas lega sebab dia tidak lagi dikejar-kejar masyarakat yang kontra dengan berbagai aksinya itu. Masyarakat lokal banyak yang mendukung aktivitasnya mengingat pertambangan dapat merusak sumber pangan.

Sebelum terjadi kerusakan lingkungan akibat usaha pertambangan, Molo merupakan wilayah yang kaya dengan hasil perkebunan. Masyarakat Molo banyak yang bekerja sebagai petani. Mereka menanam kopi dan jeruk. Bahkan, Molo pernah pula dikenal sebagai kota apel sebelum adanya serangan hama wereng. Sayangnya, saat ini Molo telah berubah menjadi daerah yang rawan longsor, rawan pangan, kekeringan, dan hujan berlebihan.
   
Kerusakan lingkungan tersebut selain menghilangkan sumber pangan juga menjadi pemicu utama hilangnya budaya daerah. Sebagai contoh, selama ini dalam pandangan masyarakat Molo, batu merupakan kekayaan yang memiliki nilai budaya tinggi. Pasalnya, mereka menamakan marga penduduk dari nama-nama batu, seperti baxun. Namun, dengan adanya penambangan, batu-batu yang ada di pegunungan pun menjadi hilang yang artinya tidak ada lagi nama-nama marga warga Molo.
   
Meskipun ancaman demi ancaman terus diterima, Mama Aleta mengaku tidak gentar menghadapinya. Tekadnya telah bulat untuk menyelamatkan tanah kelahirannya. “Kampung kami sangat indah. Kami memiliki bukit, pohon ekaliptus, batu marmer, hutan, dan padang yang luas untuk menggembalakan hewan ternak,” tandasnya.
   
Perjuangan Mama Aleta pun tampaknya masih harus terus berlangsung. Di satu sisi, ia tak memungkiri, terkadang ia merasa lelah terus-menerus berupaya mempertahankan kelestarian alam wilayahnya. Namun, rasa lelahnya itu segera terkalahkan dengan tekadnya untuk tidak memberi ruang kepada orang lain yang ingin menguasai kampung halamannya.
“Perempuan tidak hanya dapat melakukan pekerjaan rumah seperti memasak, tetapi juga harus gencar memerangi kerusakan alam yang dapat menghilangkan sumber pangan. Jika tidak ada hutan, mereka tidak mempunyai kayu sebagai sumber bahan bakar. Jika tidak ada air, mereka juga tidak dapat memasak,” - Mama Aleta.
   
Berdasarkan prinsip itu pula ia tidak pernah surut semangatnya dalam menjaga lingkungan alam. Tidak hanya itu, ia juga berprinsip kekayaan daerah tidak boleh direbut oleh orang lain. “Kalau saya tidak mempertahankan, kampung akan hilang,” tandasnya.





 



Sumber:
shnews

Sosrokartono, Manusia Jenius di Era Penajahan

Selama ini kita hanya mengenal R.A. Kartini sebagai pemikir ulung yang membuka gerbang kesetaraan wanita di dunia kaum lelaki. Rupanya pahlawan yang 'harum namanya' ini memiliki seorang kakak yang jenius, seorang wartawan yang poliglot dan berkarir cemerlang di tanah Eropa.

Mungkin, tanpa peran sang kakak, Sosrokartono, boleh jadi nama R.A. Kartini tidak akan pernah 'harum' dan menjadi pahlawan emansipasi wanita di Indonesia.

 


Lahir di Mayong dengan nama Raden Mas Panji Sosrokartono pada hari Rabu Pahing tanggal 10 April 1877 M. Beliau adalah putera R.M. Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara.

Sejak kecil Sosrokartono sudah mempunyai keistimewaan, beliau cerdas dan mempunyai kemampuan membaca masa depan. Kakak dari ibu kita Kartini ini, setelah tamat dari Eropesche Lagere School di Jepara, melanjutkan pendidikannya ke H.B.S. di Semarang. Pada tahun 1898 Sosrokartono lalu meneruskan sekolahnya ke negeri Belanda.

Sosro awalnya masuk di sekolah Teknik Tinggi di Leiden. Tetapi merasa tidak cocok, sehingga pindah ke Jurusan Bahasa dan Kesusastraan Timur. Beliau merupakan mahasiswa Indonesia pertama yang meneruskan pendidikan ke negeri Belanda, yang pada urutannya disusul oleh putera-putera Indonesia lainnya. Dengan menggenggam gelar Docterandus in de Oostersche Talen dari Perguruan Tinggi Leiden, Sosro akhirnya melanglang buana ke seluruh Eropa, menjelajahi pelbagai pekerjaan.


Karir Eropa dimulai
Pada tahun 1917, koran Amerika The New York Herald Tribune, di Kota Wina, ibu kota Austria, membuka lowongan kerja untuk posisi wartawan perang untuk meliput Perang Dunia I. Salah satu tes adalah menyingkat-padatkan sebuah berita dalam bahasa Perancis yang panjangnya satu kolom menjadi berita yang terdiri atas kurang lebih 30 kata, dan harus ditulis dalam 4 bahasa yaitu Inggris, Spanyol, Rusia dan Perancis sendiri.

Drs Raden Mas Panji Sosrokartono, putra Bumiputra yang ikut melamar, berhasil memeras berita itu menjadi 27 kata, sedangkan para pelamar lainnya rata-rata lebih dari 30 kata. Persyaratan lainnya juga bisa dipenuhi oleh RMP Sosrokartono sehingga akhirnya ia terpilih sebagai wartawan perang surat kabar bergengsi Amerika, The New York Herald Tribune.

Supaya pekerjaannya lancar, dia juga diberi pangkat Mayor oleh Panglima Perang Amerika Serikat. RMP Sosrokartono seorang poliglot, ahli banyak bahasa. Ia menguasai 24 bahasa asing dan 10 bahasa suku di tanah Nusantara. Sebelum ia menjadi wartawan the New York Herald Tribune, ia bekerja sebagai penerjemah di Wina. Di Wina ia terkenal dengan julukan si jenius dari Timur.

Dia juga bekerja sebagai wartawan beberapa surat kabar dan majalah di Eropa. Di dalam buku 'Memoir' Drs Muhammad Hatta diceritakan kalau RMP Sosrokartono mendapat gaji 1250 Dollar dari surat kabar Amerika. Dengan gaji sebesar itu ia dapat hidup mewah di Eropa.

Sosro juga kerap mengirimi buku dan buletin kepada adiknya Kartini. Buku kiriman Sosro ini lah yang kelak menjadi pencerahan bagi Kartini untuk mendobrak tradisi dan melahirkan emansipasi wanita di Nusantara.

Sebelum Perang Dunia I berakhir, pada bulan November 1918, RMP Sosrokartono terpilih oleh blok Sekutu menjadi penerjemah tunggal, karena ia satu-satunya pelamar yang memenuhi syarat-syarat mereka yaitu ahli bahasa dan budaya di Eropa dan juga bukan bangsa Eropa.


Artikel yang menggemparkan dunia
Dalam 'Memoir' tulisan Drs Muhammad Hatta ditulis kalau RMP Sosrokartono juga menguasai bahasa Basque, menjadi penerjemah pasukan Sekutu kala melewati daerah suku Basque. Suku Basque adalah salah satu suku yang hidup di Spanyol. Ketika Perang Dunia I menjelang akhir, diadakan perundingan perdamaian rahasia antara pihak yang bertikai.

Pihak-pihak yang berunding naik kereta api yang kemudian berhenti di hutan Compaigne di Perancis Selatan. Di dalam kereta api, pihak yang bertikai melakukan perundingan perdamaian rahasia. Di sekitar tempat perundingan telah dijaga ketat oleh tentara dan tidak sembarangan orang apalagi wartawan boleh mendekati tempat perundingan dalam radius 1 km. Semua hasil perundingan perdamaian rahasia tidak boleh disiarkan, dikenakan embargo sampai perundingan yang resmi berlangsung.
 
Ilustrasi Perang Dunia II di Perancis

Dalam Sejarah Dunia, Perundingan Perdamaian Perang Dunia ke I yang resmi berlangsung di kota Versailles, di Perancis. Ketika banyak wartawan yang mencium adanya 'perundingan perdamaian rahasia' masih sibuk mencari informasi, koran Amerika The New York Herald Tribune ternyata telah berhasil memuat hasil perundingan rahasia tersebut.

Penulisnya 'anonim', hanya menggunakan kode pengenal 'Bintang Tiga'. Kode tersebut di kalangan wartawan Perang Dunia ke I dikenal sebagai kode dari wartawan perang RMP Sosrokartono. Konon tulisan itu menggemparkan Amerika dan juga Eropa.

Tahun 1919 didirikan Liga Bangsa-Bangsa (League of Nations) atas prakarsa Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson. Dari tahun 1919 sampai 1921, RMP Sosrokartono, anak Bumiputra, mampu menjabat sebagai Kepala penerjemah untuk semua bahasa yang digunakan di Liga Bangsa-Bangsa.

Bahkan dia berhasil mengalahkan poliglot-poliglot dari Eropa dan Amerika sehingga meraih jabatan tersebut. Liga Bangsa-Bangsa kemudian berubah nama menjadi Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Organization) pada tahun 1921.


Menyembuhkan penyakit dengan mukjizat
Tahun 1919 RMP Sosrokartono juga diangkat menjadi Atase Kebudayaan di Kedutaan Besar Perancis di Belanda. Sampai suatu ketika terdengar berita tentang sakitnya seorang anak berumur lebih kurang 12 tahun. Anak itu adalah anak dari kenalannya yang menderita sakit keras, yang tak kunjung sembuh meki sudah diobati oleh beberapa dokter.

Dengan dorongan hati yang penuh dengan cinta kasih dan hasrat yang besar untuk meringankan penderitaan orang lain, saat itu juga beliau menjenguk anak kenalannya yang sakit parah itu. Sesampainya di sana, beliau langsung meletakkan tangannya di atas dahi anak itu dan terjadilah sebuah keajaiban. Tiba-tiba si bocah yang sakit itu mulai membaik dengan hitungan detik, dan hari itu juga ia pun sembuh.

Kejadian itu membuat orang-orang yang tengah hadir di sana terheran-heran, termasuk juga dokter-dokter yang telah gagal menyembuhkan penyakit anak itu. Setelah itu, ada seorang ahli Psychiatrie dan Hypnose yang menjelaskan bahwa sebenarnya Drs. R.M.P. Sosrokartono mempunyai daya pesoonalijke magneetisme yang besar sekali yang tak disadari olehnya.

Mendengar penjelasan tersebut, akhirnya beliau merenungkan dirinya dan memutuskan menghentikan pekerjaannya di Jenewa dan pergi ke Paris untuk belajar Psychometrie dan Psychotecniek di sebuah perguruan tinggi di kota itu. Akan tetapi, karena beliau adalah lulusan Bahasa dan Sastra, maka di sana beliau hanya diterima sebagai toehoorder saja, sebab di Perguruan Tinggi tersebut secara khusus hanya disediakan untuk mahasiswa-mahasiswa lulusan medisch dokter.


Pulang ke tanah air
Beliau kecewa, karena di sana beliau hanya dapat mengikuti mata kuliah yang sangat terbatas, tidak sesuai dengan harapan beliau. Di sela-sela hati yang digendam kecewa, datanglah ilham untuk kembali saja ke Tanah Air-nya.

RMP Sosrokartono akhirnya pulang ke tanah air tahun 1925 dan menetap di Bandung.  Ia ingin mendirikan sekolah sebagaimana dicita-citakan mendiang adiknya, Kartini. Ia juga ingin mendirikan perpustakaan.
 
nulisbuku.com

Untuk menghimpun modal, pada mulanya ia melamar menjadi koresponden The New York Herald untuk Hindia Belanda, tapi koran itu sudah berganti pemilik dan merger dengan koran lain.

Namun, dalam suratnya kepada Nyonya Abendanon, Sosrokartono menyatakan kekecewaannya. Sesampai di Jawa, ia telah dicap sebagai komunis oleh pemerintah jajahan. “Itu merupakan bentuk fitnah yang sangat keji yang saya rasakan, namun tidak berdaya terhadapnya,” tulisnya.

“Tapi kepada Anda, Nyonya yang mulia, saya bersumpah atas kubur ayah saya dan Kartini, bahwa saya sama sekali tak pernah menganut paham komunis, dulu tidak, sekarang pun tidak. Tidak ada yang lebih saya inginkan daripada bekerja untuk pendidikan mental sesama bangsa saya, dalam artian yang telah dimaksudkan oleh Kartini,” ucap Sosrokartono.

Kartono kemudian menggalang dukungan dari kelompok pergerakan di Indonesia. Ia menemui Ki Hajar Dewantara. Bapak pendidikan itu lalu mempersilakan Kartono membangun perpustakaan di gedung Taman Siswa Bandung. Ia pun diangkat menjadi kepala Sekolah Menengah Nasional di kota ini.

Pada saat yang bersamaan, ia menyaksikan orang-orang kelaparan dan diserang berbagai macam penyakit. Kartono pun kemudian menjalankan laku puasa bertahun-tahun untuk merasakan apa yang juga diderita saudara-saudaranya. Ia juga menjadikan Darussalam sebagai rumah pengobatan.

Separuh badan Sosrokartono lumpuh sejak 1942. Kartono mangkat pada 1952, tanpa meninggalkan istri dan anak. Ia dimakamkan di Sedo Mukti, Desa Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah.


Kata-kata insprasi dari Sosrokartono (terdapat pada nisan)
1. Sugih tanpa banda, digdaya tanpa aji. (Kaya tanpa Harta / Kaya Hati ; Sakti tanpa Ilmu)
2. Trimah mawi pasrah (rela menyerah terhadap keadaan yang telah terjadi)
3. Suwung pamrih tebih ajrih (jika tak berniat jahat, tidak perlu takut)
4. Langgeng tan ana susah tan ana bungah (tetap tenang, tidak kenal duka maupun suka)
5. Anteng manteng sugeng jeneng (diam sungguh-sungguh, maka akan selamat sentosa).




 

Keren, Lukisan 3 Dimensi Hanya Bermodal Pensil

Sebuah karya spektakuler tak selamanya membutuhkan perlatan mahal. Seorang mahasiswa berhasil membuktikan, hanya berbekal pensil dan kertas.

Selagi menjalani kehidupannya sebagai mahasiswa arsitektur desain, Muhammad Ejleh asal Syriah memanfaatkan waktu luangnya untuk menciptakan karya ilustrasi yang dapat membuat siapapun yang melihatnya terpana.  
Mahasiswa berusia 20 tahun ini memiliki bakat membuat gambar 3 dimensi. Dan, secara tak langsung, ia berhasil menciptakan dunia kecil miliknya.Lukisan 3 dimensi menakjubkan yang ia ciptakan digambar dengan sangat baik sehingga sulit untuk dipercaya bahwa itu adalah lukisan, dan bukan objek sungguhan.
Untuk menciptakan lukisannya, Ejleh hanya menggunakan alat-alat sederhana yakni kertas dan pensil. Tapi dengan alat sederhana tersebut ia mampu membuat orang menganggumi karya lukisan 3 dimensinya.Biasanya, waktu penyelesaian sebuah gambar 3 dimensi,  Ejleh membutuhkan waktu hingga 8 jam. 
Seniman muda berbakat ini menamakan proyek lukisan 3 dimensi dengan proyek "The 2D isn't enough" atau 2 dimensi saja tidak cukup. Contoh tema karya-karya 3 dimensinya adalah permaianan Angry Birds, menara Eiffel, kepala kuda zebra, perahu gondola yang berjalan di atas sungai dan masih banyak lagi.

Berikut ini lukisan-lukisan 3 dimensi lainnya beserta video pembuatannya:




video






Sumber:
republika

10 Komunitas yang Mendidik Indonesia

Sistem pendidikan di Indonesia mungkin carut-marut. Kurikulum yang selalu berganti, kekacauan program Ujian Nasional, hingga mahalnya biaya "siluman" walau pendidikan gratis sudah berlaku.

Di antara apatis dan keprihatinan, masih ada gerakan di masyarakat yang begitu peduli agar pendidikan bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Kemajuan negeri ini di masa depan ada di tangan para generasi penerus, dan kepada merekalah bekal-bekal pengajaran yang berguna harus terus diberdayakan.

Inilah 10 komunitas yang telah berjuang yang memaknai sungguh-sungguh Hari Pendidikan Nasional, terus berupaya mencerahkan Indonesia. Berminat bergabung?



1. Indonesia Mengajar
 

Indonesia mengajar membantu mengisi kekurangan guru sekolah dasar, khususnya di daerah terpencil dengan mengirimkan lulusan terbaik Perguruan Tinggi di Indonesia yang telah dididik intensif untuk menguasai kapasitas kepengajaran dan kepemimpinan untuk bekerja sebagai guru selama satu tahun.

Website: http://www.indonesiamengajar.org
Email: info@indonesiamengajar.org
Facebook  :   http://www.facebook.com/IndonesiaMengajar?fref=ts



2. Komunitas 1001 buku
 

Komunitas ini merupakan relawan dan pengelola perpustakaan anak. 1001 buku adalah merupakan organisasi nirlaba, sebuah jaringan relawan dan pengelola taman bacaan anak. 

Berangkat dari keprihatinan atas kurangnya ketersediaan akses atas bahan bacaan bagi anak-anak Indonesia, 1001buku melakukan pengumpulan dan pendistribusian bahan bacaan anak serta penguatan taman baca melalui saran pengembangan kreativitas anak dari masyarakat.. 

Sejalan dengan perkembangannya, 1001buku memfasilitasi penguatan taman-taman bacaan anak yang tergabung dalam Jaringan Taman Bacaan Anak 1001buku, melakukan kampanye-kampanye literasi dan memperkokoh jiwa kerelawanan di seluruh nusantara.
 
Jika ingin lebih tahu lebih banyak mengenai komunitas ini, lihat:
Website: http://www.1001buku.or.id
Email : amaerithia@yahoo.com
Twitter : @1001buku



3. Akademi Berbagi
    
 


Akademi Berbagi adalah gerakan sosial nirlaba yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman yang bisa diaplikasikan langsung sehingga para peserta bisa meningkatkan kompetensi di bidang yang telah dipilihnya. 

Bentuknya adalah kelas-kelas pendek yang diajar oleh para ahli dan praktisi di bidangnya masing-masing. Kelasnya pun berpindah-pindah sesuai dengan ketersediaan ruang kelas yang disediakan oleh para donatur ruangan. 

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan lihat di :
Website : http://akademiberbagi.org
Email : akademiberbagi@gmail.com




4. Indonesia Bercerita

Indonesia bercerita adalah suatu gerakan yang muncul dari insiatif mempromosikan dan memberikan upaya mendidik melalui cerita. 

Indonesia Bercerita menyediakan podcast (mp3) berisi cerita-cerita yang membebaskan imajinasi anak untuk menemukan diri terbaiknya. Podcast cerita ini dapat diunduh secara gratis. Adanya podcast ini diharapkan adanya penyebaran kebiasaan bercerita sebagai proses pendidikan secara formal maupun informal.Indonesia Bercerita juga melakukan:

1.Pelatihan Pejuang Pencerita

2.Festival Para Pencerita

3.Festival Menciptakan Cerita

Untuk keterangan lebih lanjut,bisa didapatkan di
Website : http://www.indonesiabercerita.org
Email : bukik@idcerita.org
Twitter : @IDcerita




5.  Pencerah Nusantara

Pencerah Nusantara adalah mengenai menciptakan perubahan pola pikir dalam masyarakat. Meskipun berpusat pada upaya kesehatan, mengobati penyakit bukanlah tujuan kami. 

Dengan adanya para Pencerah Nusantara, di harapkan akan menjadi perubahan paradigma mengenai kesehatan. Menjaga kesehatan adalah upaya mencegah kesakitan yang dilakukan bersama, dan para Pencerah Nusantara lah yang akan memulai perubahan ini.Keterangan lebih lanjut bisa didapatkan di:

Website : http://pencerahnusantara.org
Email : pencerahnusantara@gmail.com



 
6. Save Street Child
 

Save Street Child adalah komunitas skala nasional yang berupaya menjadi wadah penggerak yang peduli terhadap permasalahan anak jalanan. Kegiatan yang dilakukan banyak, dengan lebih berfokus pada diseminasi dan kampanye kepedulian tentang anak jalanan. 

Komunitas Save Street Child berusaha untuk memanusiakan mereka kembali dengan berfokus pada kegiatan-kegiatan yang bisa diikuti semua lapisan masyarakat supaya bisa bergerak bersama, misalnya even-even, dan program pemberdayaan melalui pendidikan. 

Komunitas ini juga bekerja sama dengan berbagai pihak tanpa ingin bergantung secara jangka panjang, dan memiliki kegiatan galang-dana (fundraising) untuk menopang keuangan secara mandiri dan independen.

Keterangan lebih lanjut,bisa didapatkan di:
Website : http://savestreetchild.org
Email : gerakan@savestreetchild.org




7. Transformasi Hijau

 

Transformasi Hijau adalah komunitas relawan yang bergerak pada isu pendidikan lingkungan dengan mendorong para generasi muda sebagai pemeran utama dalam upaya pelestarian lingkungan

Kegiatan yang dilakukan TRASHI merupakan kegiatan sosial, karena TRASHI tidak dapat berdiri sendiri. Oleh karena itu, selain melibatkan sekolah, TRASHI juga menggandeng komunitas dan organisasi lingkungan di Jakarta seperti GEF, Yayasan KEHATI, Rimbawan Muda Indonesia, Jakarta Green Monster, River For Life, Biotiful Jakarta, Teens Go Green, Jakarta Birdwatcher’s Society, Kelompok Studi Ekologi Perairan Universitas Nasional, dan UKF Institut Pertanian Bogor.

Website : http://www.transformasihijau.blogspot.com
Email : trashi.info@gmail.com
Twitter : @trashicool




8. Komunitas Jendela

 


Komunitas Jendela adalah sebuah komunitas sosial yang bergerak di bidang pendidikan anak, khususnya untuk meningkatkan minat baca anak-anak. Namun kegiatannya tidak terbatas perpustakaan saja. Sesuai dengan tagline mereka yaitu “We are not just building a library, we are building a future”.

Sebenarnya basis Komunitas Jendela itu di Jogja, namun saat ini mereka buka “cabang” di Jakarta. Kegiatan rutin yang sudah dijalankan Komunitas Jendela di Jogja adalah “Bermain Sambil Belajar” bareng anak-anak di shelter Merapi. 

Untuk yang di Jakarta konsep kegiatan Komunitas Jendela konsepnya sama, namun sasaran mereka adalah anak-anak dari keluarga pemulung yang tidak mempunyai kesempatan untuk bersekolah. Aktivitasnya adalah mengajar membaca, menulis, dan berhitung, sambil tetap memperkenalkan buku ke anak-anak tersebut.

Website : www.komunitasjendela.org.
Email :  komunitasjendela@gmail.com
Fanpage Facebook : Komunitas Jendela
Twitter : @JendelaJakarta atau @IniJendela



 
9. Indonesia Menyala


Indonesia Menyala adalah gerakan buku dan perpustakaan yang diinisiasikan oleh Gerakan Indonesia Mengajar. Filosofi dibalik pemilihan nama ini, menurut Bapak Anies Baswedan, adalah anak-anak desa yang menyala akal dan budinya karena membaca buku yang baik bersama para Pengajar Muda, bagaikan ribuan dan jutaan lampu yang menyalakan Indonesia. 

Indonesia menjadi menyala, tidak hanya karena sumber daya alamnya tetapi karena sumber daya manusianya yang menyala. Karena itu, program ini diberi nama Indonesia Menyala.

Kegiatan komunitas ini berupa donasi buku,donasi dana,tenaga,ide dan masih banyak lagi.

Untuk keterangan lebih lanjut
Email : penyala@indonesiamengajar.org
FB Group : Indonesia Menyala dan
FB Fanpage : Indonesia Menyala
Twitter : @Penyala




10. Skholatanpabatas
 


Skholatanpabatas (STB) sebagai wujud keinginan untuk berbagi tanpa batas kepada siapapun yang membutuhkan dalam hal pembelajaran tentunya. Tanpa perlu ada batasan dinding, pakaian, tempat tinggal, strata sosial, suku, agama, gender dan lain-lain dan kesemuanya kami lakukan secara tulus dan ikhlas untuk berbagi kepada sesama.

Adapun beberapa program/aktifitas dari STB yaitu:

1.English Weekend/English Day yaitu program pengenalan bahasa Inggris di kalangan peserta didik.

2.Jejaring Anak Indonesia yaitu Program yang merupakan kegiatan berbalas surat/ surat menyurat antara komunitas/sekolah dampingan kami dengan beberapa lembaga/komunitas/sekolah yang ingin melakukan hal yang sama.

3. Training/Workshop/Seminar yaitu program yang dilakukan di komunitas dampingan kami maupun jika ada permintaan untuk melakukan di tempat lain dengan kegiatan yang berkaitan dengan Pendidikan, Kesehatan Lingkungan, Lingkungan Hidup. 

4. Skhola berbagi di Panti yaitu program yang dilakukan di beberapa panti asuhan baik yang dilakukan atas inisiatif sendiri maupun atas permintaan panti sebagai salah kepedulian kami untuk sahabat skhola di panti asuhan

Website : http://skholatanpabatas.wordpress.com
Twitter : @skhola_stb







 


Sumber:
kompasiana

Kisah Inspiratif - Mana Lebih Baik: Siput atau Katak ?


Ada seekor siput selalu memandang sinis terhadap katak. Suatu hari, katak yang kehilangan kesabaran akhirnya berkata kepada siput:

"Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?"

 
 
Siput menjawab: "Kalian kaum katak mempunyai empat kaki dan bisa melompat ke sana ke mari. Tapi saya mesti membawa cangkang yang berat ini, merangkak di tanah, jadi saya merasa sangat sedih."

Katak menjawab: "Setiap kehidupan memiliki bebannya masing-masing. Hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak)."

Tak lama setelah penjelasan si katak usai, ada seekor elang besar yang terbang ke arah mereka. Siput dengan cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang...

Akhirnya siput baru sadar...ternyata cangkang yg di milikinya bukan merupakan suatu beban...tetapi adalah kelebihannya.






Sumber:
ellyxmas

7 Kisah Kekuatan Cinta yang Tercatat Sejarah

Cinta memang tidak mengenal logika. Ketika rasa itu sudah tertanam kuat di hati, semua hal bisa dengan mudah berubah 180 derajat. Tak heran, nyawa pun seringkali kalah mulia dibanding cinta.

Mungkin dewasa ini tak banyak kisah cinta sejati yang begitu menggetarkan layaknya Romeo dan Juliet. Dan, yang tercatat dalam sejarah peradaban manusia, rasanya 7 kisah di bawah ini bisa jadi inspirasi.



1. Antony dan Cleopatra


Ini kisah cinta antar bangsa, antara Mark Anthoni yang tampan dari Romawi dan Pharaoh terakhir dari Mesir, yaitu Cleopatra. Kisah ini berlangsung sekitar tahun 31 SM. Kisah ini kemudian diceritakan lagi oleh penulis terkenal Shakespeare yang membuat cerita ini terkenal di seluruh dunia.

 


Mark Anthony diceritakan meninggalkan istrinya, Octavia, karena tergoda oleh kecantikan Cleopatra yang akhirnya dinikahinya. Saudara laki-laki Octavia, yaitu Octavian, kemudian menghancurkan mereka berdua dengan meminjam pasukan Romawi.

Diceritakan, saat perang dengan Romawi, Mark Anthony mendapat kabar (yang ternyata kabar palsu) kalau Cleopatra terbunuh. Mark Anthony kemudian bunuh diri karena percaya akan berita itu. Cleopatra yang mendengar bahwa kekasihnya itu mati, akhirnya juga bunuh diri dengan racun. Cerita ini hampir mirip dengan kisah Romeo dan Juliet dari Verona, Italy.




2. Annie Oakley dan Frank Butler

Apabila kalian tahu film musikal Irlandia tahun 1940an yang berjudul "Annie Get Your Gun", itu merupakan inspirasi dari kisah nyata Annie Oakley dan Frank Butler.
 
 
Annie Oakley adalah seorang penembak. Pada tahun 1881, Baughman dan Butler mengadakan pertunjukan menembak di Cincinnati. Frank E Butler menantang para penembak lokal untuk beradu tembak. Namun Frank terkejut ketika tantangannya diterima oleh seorang yang bernama Annie Oakley. Dalam pertarungan mereka, Butler kalah dan Annie memenangkan perlombaan menembak tersebut.

Selain itu, Butler juga menjadi jatuh hati pada Annie dan akhirnya mereka menikah apda tanggal 20 Juni 1882. Frank kemudian pensiun dari menembak dan lebih fokus membangun rumah tangga bersama Annie. Annie akhirnya meninggal tahun 1926 dan Frank meninggal 18 hari kemudian.




3. Salim dan Anarkali

Pangeran Salim merupakan anak dari seorang kaisar Akbar (kaisar dari The Great Mughal) dan istrinya Mariam-uz-Zamani. Pangeran Salim dikenal sangat amburadul dan tidak sopan yang jatuh cinta pada seorang pelayan istana bernama Anarkali. Mereka berdua saling jatuh cinta, namun hal tersebut tidak direstui oleh ayahnya yang menganggap Anarkali sebagai wanita penggoda.


Ayahnya kemudian mencari segala jalan untuk memisahkan anaknya dari Anarkali. Sang ayah kemudian mengirim pangeran Salim untuk sebuah tugas, dan ketika itu juga Anarkali dikuburkan hidup-hidup di tembok batu. Cerita ini membuat setiap pasangan menitikkan air mata ketika mendengarkannya.



4. Juan dan Evita Peron

Juan dan Evita Peron adalah pasangan Argentina sekitar tahun 1940an. Evita sendiri merupakan istri kedua Juan yang adalah presiden Argentina. Evita menjadi ibu negara dari tahun 1946 sampai ia meninggal tahun 1952.

 
Latar belakang Evita sendiri adalah seorang artis. Dan Juan Dominggo jatuh cinta pada Evita muda dan menikahinya. Peran politik keduanya sangat berpengaruh sehingga dapat mengubah wajah Argentina, bahkan mereka dijuluki pasangan politik terbaik di era itu. Sahabat anehdidunia.com Evita sendiri akhirnya meninggal akibat kanker.



5. Tristan dan Isolde

Isolde adalah anak perempuan dari Raja Irlandia. Ia kemudian bertunangan dengan raja Mark dari Cornwall, namun sebenarnya ia jatuh cinta dengan Tristan yang merupakan kemenakan dari raja Mark. Perselingkuhan mereka bahkan berlanjut saat Isolde menikah dengan raja Mark.


Akhirnya perselingkuhan ini diketahui oleh raja Mark. Namun, begitu besar cinta sang raja pada istrinya, ia memaafkan istrinya. Akan tetapi sang raja mengusir kemenakannya itu dari Cornwall. Tristan akhirnya pergi ke Britanny dan tertarik dengan Iseult karena namanya mirip dengan Isolde. Mereka menikah.

Nyatanya, Tristan tidak dapat melupakan Isolde. Ini membuatnya jatuh sakit dan menulis surat pada Isolde dan berharap Isolde dapat mengobati luka hatinya ini. Apabila Isolde setuju ingin datang dan menemui Tristan, maka ia harus menaiki kapal berwarna putih. Apabila tidak, kapal harus berwarna hitam.

Iseult yang tidak ingin berpisah dengan Tristan, berbohong pada Tristan dengan mengatakan bahwa ia melihat kapal hitam. Tristan akhirnya meniggal dalam kesedihan sebelum Isolde datang menemuinya. Isolde pun akhirnya meninggal karena patah hati.



6. Prince Edward dan Wallis Simpson

Demi cintanya pada Wallis Simpson, Pangeran Edward rela mengorbankan kekayaan dan kekuasaannya. Pangeran Inggris ini jatuh cinta pada Wallis Simpson yang berkebangsaan Amerika dan sudah bersuami. Wallis Simpson akhirnya menceraikan suaminya dan memulai hidup barunya dengan Pangeran Edward. Wallis tentu saja tidak dapat menjadi ratu Inggris karena berkebangsaan Amerika.

 
Pangeran Edward sendiri naik tahta pada tahun 1936, namun segera turun tahta agar dapat menikahi kekasihnya itu. Pangeran Edward akhirnya meninggal pada tanggal 28 may 1972. Wallis kemudian menyendiri dan akhirnya meninggal 14 tahun kemudian pada tanggal 24 April 1986.



7. Pyramus dan Thisbe

Ini adalah kisah cinta yang populer dari Babilonia. Kisah cinta ini dimulai pada tahun 331 SM. Pyramus adalah pria tampan yang merupakan teman kecil dari Thisbe. Mereka hidup di lingkungan yang sama dan cinta tumbuh di antara mereka, namun ditentang oleh orang tua mereka.


Mereka kemudian memutuskan untuk kabur dan bertemu di dekat sebuah pohon. Thisbe yang datang terlebih dahulu melihat seekor singa yang mulutnya berlumuran darah. Thisbe ketakutan dan lari. Ketika berlari ia menjatuhkan kerudungnya sehingga diambil oleh singa itu.

Ketika itu Pyramus tiba dan melihat kerudung Thisbe di mulut singa itu (yang berlumuran darah). Dalam kesedihan yang mendalam, Pyramus kemudian bunuh diri dengan pedang di tangannya. Thisbe yang tidak dapat hidup tanpa Pyramus, kemudian bunuh diri dengan pedang yang sama





 

Sumber:
viva.

Ternyata, Ada Hadiah Bila Merubah Amarah

Pada suatu pagi, seorang guru muda berjalan melintasi sebuah desa. Walaupun usianya baru menginjak 24 tahun, namun kepandaian dan kebijaksanaannya terkenal di seluruh penjuru negeri. Tiba-tiba, langkahnya dihentikan oleh seorang pemuda yang bertubuh tinggi besar, beraut wajah merah tampak marah dan tidak senang.

"Hei," katanya kasar. "Anda itu tidak berhak mengajari orang lain..!"

 www.thedisabledcubicle.com


Sejurus kemudian, pemuda ini mulai berteriak menantang dan menghina guru muda ini. "Tahu tidak? Anda ini sama saja bodohnya dengan orang lain. Punya kepandaian sedikit saja, sok tahu! Badan begitu kecil nyalimu cukup besar ya. Ayoo...kalau berani kita berkelahi!"

Mendapat "serangan" dari orang yang tak dikenalnya, sang guru muda justru tersenyum dan berkata : "Teman. Jika kamu memberi hadiah untuk seseorang, tapi seseorang itu tidak mengambilnya, siapakah pemilik hadiah itu?"

Si pemuda terkejut, karena tiba-tiba diberi pertanyaan yang aneh. Spontan, ia menjawab lantang, "Pertanyaan bodoh! Tentu saja! Hadiah itu tetap menjadi milikku karena akulah yang memberikan hadiah itu."

Guru muda ini tersenyum, lalu berkata, "Kamu benar. Kamu baru saja memberikan marah dan hinaan kepada saya dan saya tidak menerimanya, apalagi merasa terhina sama sekali. Maka kemarahan dan hinaan itu pun kembali kepadamu. Benar kan? Dan kamu menjadi satu-satunya orang yang tidak bahagia. Bukan saya. Karena sesungguhnya, melampiaskan emosi kemarahan adalah sebuah proses menyakiti diri sendiri. Membangkitkan sel-sel negatif di dalam diri"

Pemuda itu terdiam, mencoba mencerna kata demi kata sang guru. Perlahan tapi pasti, kepala dan hatinya seperti tersiram air dingin, ketika mendapat sebuah kesadaran baru.

Sebelum meninggalkan sang pemuda ini, sang guru muda pun menyampaikan sebuah kata-kata bijak untuknya. 

"Jika kamu ingin berhenti menyakiti diri sendiri singkirkan kemarahan dan ubahlah menjadi cinta kasih. Ketika kamu membenci orang lain, dirimu sendiri tidak bahagia bahkan tersakiti secara alami. Tetapi ketika kamu mencintai orang lain, semua orang menjadi bahagia."





Sumber:
bukucatatan-part1

Kini Saatnya Aku Menggendong Ibuku Tersayang...

Ada sebuah foto dan vido yang menyentuh hati tersebar di internet. Foto itu menggambarkan seorang pria yang menggendong wanita lanjut usia dengan kain gendongan, seperti seorang ibu yang menggendong anaknya.

Setahun lalu, foto itu begitu mencuri perhatian dan banyak orang yang bertanya, siapa dia? Siapa yang digendongnya? Apa yang sedang mereka lakukan?
www.whatsonningbo.com
Foto tersebut rupanya adalah foto seorang pria yang sudah berusia 62 tahun dan bernama Ding Zhu Ji. Ia sedang berada di salah satu rumah sakit di China untuk mengantarkan ibunya. Sang ibu yang sudah berusia sangat tua, ringkih dan mengalami patah tulang, akhirnya digendong oleh Ding Zhu Ji ke rumah sakit. Ia melakukannya karena berpikir, dengan menggendong ibunya ke rumah sakit akan lebih cepat sampai.

Pria ini sama sekali tak menduga bahwa apa yang ia lakukan akan mencuri perhatian banyak orang. Pemandangan yang begitu menyentuh ini kemudian diabadikan oleh seseorang dalam bentuk foto yang kini beredar luas di internet. Selain itu, CCTV rumah sakit juga sempat merekam momen di mana pria ini menggendong ibunya yang nampak seperti bayi.

Sang ibu saat ini sudah berusia 85 tahun, namun Ding Zhu Ji mengisahkan bahwa ia sangat berhutang budi pada ibunya. Saat masih mengandung Ding Zhu Ji usia 6 bulan, keduanya nyaris dilempar ke laut karena sang ibu tidak sengaja menghilangkan kartu identitas naik perahu bersama prajurit Taiwan.

Banyak orang yang memohon agar ibu Ding Zhu Ji yang sedang mengandung itu tidak dilempar ke laut, hingga detik-detik menegangkan itu berubah melegakan karena ada orang yang menemukan kartu identitas mereka.

Ding Zhu Ji yang mendengar kisah itu dari ibunya menjadi semakin sayang pada wanita yang telah melahirkan dan membesarkannya tersebut. Meski merupakan anak sulung, dirinyalah yang paling dekat dengan sang ibu. Bahkan hingga setua ini pun, ia masih merawat sang ibu.

Ding Zhu Ji juga merasa bersalah karena tak menjaga ibunya dengan baik sehingga mengalami patah kaki kiri. Ding Zhu Ji pernah sangat ingin membawa ibunya yang sudah menua dan mulai pikun untuk pulang dan menemui saudara di Tiongkok. Sayangnya sebelum itu sempat terjadi, sang ibu sudah kehilangan ingatannya dan hal itu membuatnya sangat menyesal.




Dengan Kesabaran dan Keimanan, Keajaiban ini Terjadi...

Seorang dokter berkisah tentang seorang ibu yang 15 tahun tak kunjung mempunyai anak. Akhirnya, anugrah itu pun terwujud. Namun belum genap 2 tahun usia anaknya, si ibu harus menerima kenyataan bahwa anaknya mengalami sakit jantung dan harus di operasi.

Dua jam setelah operasi anak tersebut mengalami pendarahan pada saluran nafasnya. Hal itu menyebabkan si anak mengalami sesak dan jantungnya sempat berhenti bekerja. Ketika hal tersebut di kabarkan pada sang ibu, ibunya hanya berucap “ hasbiyallohu wani’mal wakil  (cukuplah Alloh bagiku dan Dia adalah sebaik-baik pelindung)”.
 
Ilustrasi / www.iranheritage.org

Sang ibu pun menemani anaknya yang terbaring sakit sambil membaca al-quran. Dua minggu kemudian keadaan si anak membaik. Namun, dua hari berikutnya kembali si anak mengalami pendarahan. Tiap kali kondisinya membaik dia mengalami pendarahan lagi. Namun, tidak ada kata yang terucap dari mulut sang ibu selain “hasbiyallohu wani’mal wakil”.

Setelah pendarahan berhasil diatasi dan kondisi anak membaik, tiba-tiba ia terkena kebocoran otak yang hampir merenggut nyawanya. Setelah kebocoran berhasil diatasi, si anak malah mengalami keracunan di seluruh tubuh sekaligus kegagalan ginjal sehingga kondisinya sangat menhawatirkan. Setelah agak membaik, ia mengalami radang selaput pembungkus jantung dan sekitar tulang rongga dada yang mengharuskannya kembali menjalani operasi.

Sepanjang menemani anaknya menjalani perawatan, sang ibu selalu membaca “hasbiyallohu wani’mal wakil” dan juga selalu berdoa ,”ya Alloh,,,sembuhkanlah anakku jika kesembuhan adalah yang terbaik untuknya”.

Enam bulan lamanya si anak terbaring di ruang pemulihan, kemudian dipindahkan ke bagian bedah jantung khusus anak dalam keadaan yang mengenaskan, tidak bisa melihat, tidak bisa mendengar, tidak bisa berjalan, dengan dada terbuka.

Akan tetapi sang ibu sangatlah tegar dan penuh harap kepada Alloh. Ia terus membaca Al-quran di sisi anaknya. Tiga bulan berlalu, anak itu keluar dengan kondisi bisa melihat, mendengar,berbicara dan berjalan sendiri seolah tidak pernah terjadi apa-apa.                                               

 
Renungan
Mungkin kisah di atas tanpa sumber referensi yang jelas. Namun, kita bisa bersama-sama belajar soal keimanan dan kesabaran. Ketika kita percaya pada satu hal dan mengimaninya, serta terus bertekun dengan apa yang kita yakini, maka suatu saat akan ada hasil yang baik untuk kita petik.

Dan, apa pun agama, keyakinan kita masing-masing... semoga kita bisa tetap bersabar sambil bersyukur atas segala perstiwa dalam hidup ini. Karena, segala sesuatu indah ketika datang pada waktunya...



 



Sumber:
qy2

Komponen Komputer Bekas Jadi Perhiasan Mahal

Siapa sangka, komponen komputer yang tak lagi terpakai ini ternyata bisa disulap jadi aksesoris super imut. Bagi Anda yang suka mix n' match penampilan, aksesoris merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam berbusana.
 

Dibuat dari electronic resistor, kondensor, LED, dan beberapa bagian dari papan sirkuit, Sachiko Ishida sengaja mengusung tema berbeda pada line fashionnya yang diberi nama Geek & Cute di bawah lisensi Sanomono brand.

Sachiko mendesain kalung, anting-anting, dan berbagai jenis perhiasan lainnya yang diberi sentuhan futuristik dengan menggunakan komponen elektronik dan komputer.

Untungnya, Anda tak perlu terbang ke Jepang untuk memesan perhiasan unik buatan Sachiko. Semua item tersebut dapat dibeli secara online dengan harga yang cukup terjangkau antara 2.100-15.750 yen (atau Rp 218.809-1,6 juta) di website resmi sanomono.thebase.in. 

Berikut adalah beberapa perhiasan unik hasil rancangan Sachiko.


 







Sumber:
merdeka

Mengharukan: Tikus ini Menolong Teman yang Dimangsa Ular

Mungkin ada yang pernah disakiti teman atau sahabat? Sebagai manusia yang punya keunggulan tertinggi di antara semua mahluk, kita ternyata tetap harus belajar pada naluri hewan. Bahkan pada sepasang tikus putih ini.

 
 
 
Di sebuah kebun binatang, Hangzau Zoo di provinsi Zheijang, Cina Timur, terjadi pemandangan unik sekaligus mengharukan. Ketika dua ekor tikus putih dimasukkan ke dalam kandang ular untuk makan malam, salah satu tikus tadi langsung didekati ular sebagai santapan pertamanya.

Namun, apa yang terjadi? Teman tikus putih tersebut dengan gagah berani mendekati ular dan menyerang untuk menolong temannya yang sedang dalam bahaya, sekarat dalam mulut ular. Tentu saja tindakan ini teramat nekad, mengingat ular hijau ini adalah jenis ular berbisa. Jadi, bukan saja jauh lebih besar dari ukuran tubuh sang tikus, kekuatan ular ini jauh di atas kelasnya.

 

 
 
Seorang penjaga yang bertugas memberi makan ular ini, menyaksikan dan mengabadikan kejadian tersebut. Ia pun dengan penuh haru mengambil kembali tikus yang menyerang ular pemangsanya. Menurut sang penjaga, tikus ini punya hak untuk memperoleh kesempatan hidup.

Kisah di atas mungkin bisa jadi renungan, begitulah seharusnya kita memperlakukan seorang sahabat, tidak hanya ikut tertawa saat bahagia, tapi juga hadir ketika ia dalam duka dan butuh pertolongan.



 
 
 

4 Penulis Indonesia yang Jadi Milyarder

Profesi menulis memang belum bisa dibilang pekerjaan idaman di Indonesia. Memang sangat banyak penulis bertebaran, apalagi di jaman internet seperti sekarang. Namun kebanyakan masih jadi kerja sampingan. Seorang teman bahkan mengeluh, karena pilihan hidupnya menjadi penulis, sangat susah dapat persetujuan calon mertua.

Tapi bukan berarti seorang penulis tidak bisa meraih kekayaan materi yang melimpah. Mungkin, kesempatan dan nasib baik yang dibarengi dengan ketekunan berkarya serta ikhtiar terus menerus merupakan kunci penting. Di antara sekian banyak, setidaknya 4 nama penulis di bawah ini jadi milyarder di negeri ini. Siapa saja ?


www.financetrails.com

1. Andre Hirata
Menurut survei, putra Belitung ini telah menjadi miliuner karena beberapa buku best seller-nya, antara lain novel Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Maryamah Karpov. Laskar Pelangi adalah novel pertama Andrea Hirata yang bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang penuh dengan keterbatasan. Novel yang diterbitkan pada 2005 itu telah dicetak berulang- ulang dan saat ini tak kurang dari 600.000 eksemplar telah dijual dengan total keuntungan Rp3,6 miliar.

 
primagraphology.blogspot.com

Pendapatan tersebut belum termasuk karya-karya lainnya, yaitu Sang Pemimpi dan Maryamah Karpov, serta bonus tambahan dari karyanya yang difilmkan. Andrea Hirata baru-baru ini menerima penghargaan Internationale Tourismus Borse (ITB) Buch Award 2013 pada ajang penyelenggaraan bursa pameran pariwisata terbesar di dunia, ITB Berlin. Andrea mendapatkan penghargaan di kategori sastra Indonesia.

Buku Laskar Pelangi menjadi salah satu acuan penilaian yang menyebabkan Andrea layak diberi penghargaan tersebut. Laskar Pelangi dinilai layak karena memaparkan kisah berlatar lokal. Andrea sendiri merasa bangga dan berterima kasih atas penghargaan tersebut. Dia mengharapkan penghargaan itu berdampak pada industri pariwisata di Indonesia, terutama Bangka Belitung yang saat ini berkembang sangat baik. ”Semoga ke depan akan lebih meningkat lagi,” tuturnya.


 
2. Habiburrahman El Shirazy
Habiburrahman El Shirazy, pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, juga tergolong penulis yang karyanya selalu dinanti para pencinta buku. Sebagian besar karya- karya Habiburrahman yang berupa novel nangkring di rak-rak buku best seller di semua toko buku di Tanah Air.

 
 Habiburrahman El Shirazy

Di antara kar yanya yang paling f enomena l adalah Ayat- Ayat Cinta yang diterbitkan tahun 2004 oleh Penerbit Basmala dan Republika. Novel ini telah mengalami cetak ulang puluhan kali hingga menembus angka penjualan tertinggi 400.000 eksemplar. Begitu tingginya animo pembaca, novel ini bahkan tidak hanya dicetak ulang, tapi juga dibuat versi filmnya dan ditonton oleh 3,5 juta orang.

Karya-karya Habib lainnya yang juga laris manis adalah Di Atas Sajadah Cinta ( 2004), Ketika Cinta Berbuah Surga (2005), Pudarnya Pesona Cleopatra (2005), Ketika Cinta Bertasbih (2007), Ketika Cinta Bertasbih 2 ( 2007) Dalam Mihrab Cinta (2007), Bumi Cinta (2010), dan The Romance. 

Kesuksesan novel Ayat-Ayat Cinta dan novel-novel lainnya tersebut menempatkan pria jebolan Universitas Al- Azhar, Kairo, Mesir ini sebagai penulis terkaya kedua di Indonesia dengan Rp 2,4 miliar.



3. Mira Widjaya
enulis lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti tahun 1979 ini telah menghasilkan puluhan karya, utamanya roman. Tak kurang dari 20 karya Mira menyentuh penjualan terbaik atau best seller. Dari sekian banyak karyanya, yang paling fenomenal adalah Cinta Sepanjang Amazon (2009).

 
 www.tabloidbintang.com

Novel ini merupakan karya Mira yang ke-75 dan telah dibuat versi layar lebarnya. Cinta Sepanjang Amazon sukses mengantar wanita kelahiran Jakarta ini menjadi penulis terkaya dengan total pendapatan tak kurang dari Rp2 miliar.


 
4. Dewi Lestari
Penulis dengan nama lengkap Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil dengan sapaan Dee ini berhasil menempati posisi keempat sebagai penulis terkaya lewat karya Supernova. Novel pertama Dee yang sensasional Supernova Satu: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh diterbitkan Februari 2001. Novel ini laku 12.000 eksemplar dalam tempo 35 hari dan terjual sampai kurang lebih 75.000 eksemplar.

www.thejakartapost.com


Sukses dengan novel pertamanya, Dee lalu meluncurkan novel kedua, yaitu Supernova II: Akar, pada Oktober 2002. Akar sempat mengundang kontroversi karena dianggap melecehkan umat Hindu. Umat Hindu menolak dicantumkannya lambang Omkara/- Aum yang merupakan aksara suci Brahman Tuhan yang Maha Esa dalam Hindu sebagai kover dalam bukunya. Akhirnya, pada cetakan kedua, lambang tersebut tidak ditampilkan lagi.

Pada Januari 2005 Supernova episode Petir diterbitkan. Tiga tahun setelah Petirdirilis, Dee meluncurkan novel terbarunya Rectoverso (2008) yang merupakan paduan fiksi dan musik. Buku Rectoverso terdiri atas 11 fiksi dan 11 lagu yang saling berhubungan.

Dari Supernova ini, Dee menghasilkan lebih dari 1,5 miliar rupiah. Semoga saja kesuksesan mereka meraup keuntungan secara material menjadi pertanda yang baik bagi kebangkitan sastra di Indonesia.